A. Pengertian New Media
New
berarti baru dan media dapat diartikan sebagai perantara atau pengantar. Jadi new
media adalah sarana perantara yang baru. Baru dalam segi waktu, manfaat,
produksi, dan distribusi. New media atau
media baru ini sering dikaitkan dengan dunia komputer (dunia maya) atau digital,
yang sifatnya dapat dimanupulasi, interaktiif dan tidak memihak. New media ini
dapat terbentuk dari perkembangan media – media yabg telah digunakan manusia
sebelumnya sehingga lebih memudahkan manusia bertukar informasi (dengan mudah,
cepat serta lebih efisien) dan kegiatan lainnya. Saat ini perkembangan media
baru begitu cepatnya dan sudah banyak dikenal oleh masyarakat baik dari anak-anak
maupun orang dewasa.
- Sebagai
sarana informasi yang efisien.
- Sebagai sarana
hiburan (game online, streaming video, jejaring social dll).
- Sebagai sarana
pembelajaran yang lebih mudah dan praktis.
- Membuat anak
– anak malas belajar.
- Pencuruian
data pribadi lebih mudah.
- Membuat
seseorang lebih boros.
B. Aplikasi
New Media
Aplikasi
new media adalah software atau alat yang digunakan untuk new media atau media
baru. Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesatnya saat ini membuat produk-produk
multimedia bermunculan, baik melalui media massa ataupun media elektronik. Contoh
aplikasi media yang saat ini banyak digemari yaitu jejaring social facebook. Semua
masyarakat pasti sudah mengenal jejarinf social ini siapa yang tidak kenal
facebook? Semua pasti sudah kenal dan sering membukanya baik itu anak – anak maupun
orang dewasa sekalipun. Dan masih banyak lagi contoh yang lain yang akan
dibahas lebih dalam pada contoh aplikasi new media berikut.
Contoh aplikasi
new media
Secara umum,
Augmented Reality (AR) adalah
penggabungan antara objek virtual dengan objek nyata.
Fungsinya membuat kegiatan yang ada pada dunia maya dapat kita peragakan
atau kita lihat pada dunia nyata. Sebagai contoh,
adalah saat stasiun televisi,menyiarkan pertandingan sepak bola,
terdapat objek virtual, tentang skor pertandingan yang sedang
berlangsung.Menurut Ronald Azuma pada tahun 1997,
Augmented Reality adalah menggabungkan dunia nyata dan virtual, bersifat interaktif secara real time, dan merupakan animasi 3D.
Sejarah tentang Augmented Reality
dimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton
Heilig, seorang sinematografer, menciptakan dan memapatenkan sebuah
simulator yang disebut Sensorama dengan visual, getaran dan bau. Pada
tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display yang dia
claim adalah, jendela ke dunia virtual. Tahun 1975 seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Videoplace
yang memungkinkan pengguna, dapat berinteraksi dengan objek virtual
untuk pertama kalinya. Tahun 1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual
Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya,
Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan
pada pesawat boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg
mengembangkan salah satu fungsi sistem AR, yang disebut Virtual
Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara AS Armstrong Labs, dan
menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven
Feiner, Blair Maclntyre dan dorée Seligmann, memperkenalkan untuk
pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan PrototypeAR.
Pada tahun 1999, Hirokazu Kato, mengembangkan ArToolkit di HITLab dan
didemonstrasikan di SIGGRAPH, pada tahun 2000, Bruce.H.Thomas,
mengembangkan ARQuake, sebuah Mobile Game AR yang ditunjukan di
International Symposium on Wearable Computers. Pada tahun 2008, Wikitude AR Travel Guide, memperkenalkan Android G1
Telephone yang berteknologi AR, tahun 2009, Saqoosha memperkenalkan
FLARToolkit yang merupakan perkembangan dari ArToolkit. FLARToolkit
memungkinkan kita memasang teknologi AR di sebuah website, karena output
yang dihasilkan FLARToolkit berbentuk Flash. Ditahun yang sama,
Wikitude Drive meluncurkan sistem navigasi berteknologi AR di Platform
Android. Tahun 2010, Acrossair menggunakan teknologi AR pada I-Phone
3GS.
Bidang-bidang yang pernah menerapkan
teknologi Augmented Reality adalah:
- Kedokteran
(Medical): Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran,
seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin
virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan Augmented Reality
pada visualisasi penelitian mereka.
- Hiburan (Entertainment): Dunia hiburan membutuhkan Augmented Reality
sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut.
Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan
cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan
teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah
menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah
wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.
- Latihan Militer (Military Training): Militer telah menerapkan
Augmented Reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer
menggunakan Augmented Reality untuk membuat sebuah permainan perang,
dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah
seperti melakukan perang sesungguhnya.
- Engineering Design: Seorang engineering design membutuhkan Augmented
Reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap
klien. Dengan Augmented Reality klien akan tahu, tentang spesifikasi
yang lebih detail tentang desain mereka.
- Robotics dan Telerobotics: Dalam bidang robotika, seorang operator
robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan
robot itu. Jadi, penerapan Augmented Reality dibutuhkan di dunia robot.
- Consumer Design: Virtual reality telah digunakan dalam mempromsikan
produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunkan brosur virtual
untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan
dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan. (Anggriyadi,2012)
images from: blog.inner-active.co
Virtual reality adalah teknologi
yang memungkinkan seseorang melakukan simulasi terhadap suatu objek
nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana tiga
dimensi (3-D) sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara
fisik. Sistem seperti ini dapat digunakan untuk peramu obat, arsitek,
pekerja medis, dan bahkan orang awam untuk melakukan aktivitas-aktivitas
yang meniru dunia nyata. Sebagai contoh, pilot dapat menggunakan sistem
virtual reality untuk melakukan simulasi penerbangan sebelum melakukan penerbangan yang sesungguhnya. Virtual reality juga digambarkan dalam film seperti Congo. Pada film tersebut, Ami (sang Gorila) menggunakan bahasa tanda dan sarung tangan (glove) virtual reality untuk berkomunikasi dengan manusia.
Peranti Virtual Reality :
Untuk mewujudkan suasana yang menyerupai dunia nyata, virtual reality menggunakan peralatan-peralatan yang dinamakan glove, headset, dan walker. Glove adalah peranti masukan yang dapat menangkap gerakan tangan dan mengirimkan informasi gerakan ke sistem virtual reality. Headset
adalah peranti yang berfungsi untuk memonitor gerakan kepala. Selain
itu, peranti inilah yang memberikan pandangan lingkungan yang semu
kepada pemakai sehingga seolah-olah pemakai melihat dunia nyata. Walker
adalah peralatan yang dimaksudkan untuk memantau gerakan kaki. Peralatan
ini dapat digunakan untuk mengatur kaki pemakai agar merasakan beban
seperti kalau melangkah dalam dunia nyata. Sebagai contoh, kaki akan
terasa berat untuk melangkah ketika pemakai sedang menghadapi dunia semu
berupa rawa atau medan berlumpur.
Cara Kerja Virtual Reality :
Cara kerja sistem virtual reality
pada prinsipnya adalah seperti berikut. Pemakai melihat suatu dunia
semu, yang sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis.
Melalui perangkat headphone atau speaker, pemakai dapat mendengar suara
yang realistis. Melalui headset, glove dan walker,
semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi
yang sesuai sehingga pemakai seolah merasakan sedang berada pada situasi
yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis.
REFERENSI
http://dedekdarmadi.blogspot.com/2012/10/tugas-new-media-dan-teknologi-internet.html
http://elangbudi.wordpress.com/2012/10/23/new-media/
http://augmentedrealityindonesia.com/
http://memudahkan.blogspot.com/2012/11/apa-itu-augmented-reality-bila-maya-dan.html
http://fitriansyah76.wordpress.com/2008/12/03/virtual-reality/